USAHA KULINER DI TENGAH PANDEMI
KULINER DI TENGAH PANDEMI
Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh wilayah di dunia berdampak pada berbagai hal mulai dari pekerjaan, sekolah sampai usaha. Salah satunya yaitu usaha kuliner.
Tidak sedikit pengusaha kuliner yang menutup usahanya untuk sementara waktu, bahkan sampai mengalami kebangkrutan.n
Menurut kompas.com, data menunjukkan, pendapatan restoran di seluruh dunia turun hingga 70%. Bahkan di beberapa tempat, angka penurunan mencapai 80%.
Hal tersebut terjadi karena banyak orang yang memilih untuk membuat makanannya sendiri, karena kita bisa mengetahui makanan tersebut dibuat dari bahan apa dan lebih pasti dalam hal kebersihannya, karena memang kita sendirilah yang membuatnya.
Tapi tidak sedikit orang juga yang terkadang memilih untuk membelinya diluar, namun tetap mengutamakan protokol yang sudah ditentukan, seperti dipanaskan terlebih dahulu selama 5 menit dalam suhu 190°C baru memakannya. a
Dan tidak hanya Indonesia yang mengalami hal tersebut, menurut kompas.id disejumlah negara. Pada 1 Juli 2020, korporasi NPC Internasional Inc (NPC) sebagai pemegang hak merek waralaba Pizza Hut dan Wendy’s mengajukan chapter 11 kepada pengadilan Texas, Amerika Serikat.
Sebenarnya hal tersebut kembali lagi kepada kita sendiri, bagaimana cara kita menanggapinya, menurut saya jika kita bisa memasak makanan untuk keluarga tersayang hal tersebut akan lebih baik, karena kita tahu semua proses dari awal sampai tersaji di piring kita, namun kita harus waspada juga apabila terpaksa harus keluar rumah untuk berbelanja bahan makanan jangan sampai lupa untuk menggunakan masker dan berjaga jatak. Dan tidak salah juga untuk kita sesekali membeli makanan dari luar namun tetap mengikuti protokol yang ditentukan dan mengikuti langkah demi langkah dengan baik dan benar.

Komentar
Posting Komentar